Film Cinta Tapi Beda adalah film bergendre drama pada tahun
2012 silam. Disutradarai oleh sutradara papan atas yaitu Hanung Bramantyo, berkolaborasi
dengan Hestu Saputra ini beralurkan tokoh yang saling mencintai namun berbeda keyakinan.
Kisah film yang merupakan sebuah karya cerpen dari Dwita, terinspirasi dari
kisah nyata sahabatnya. Film ini diproduseri oleh sutradara terkenal, Raam
Punjabi. Film berdurasi 96 menit ini diperankan oleh salah satu penyandang
gelar Puteri Indonesia yaitu Agni Pratistha, dengan lawan mainnya Reza Nangin
dan Choky Sitohang.
Cahyo, cowok
asal Yogya yang bekerja sebagai koki handal di Jakarta. Cowok dari keluarga
yang menganut paham agama Islam ini, sangat taat kepada keyakinan nya. Ia ditinggal
selingkuh oleh kekasihnya Mitha, yang membuatnya sangat terpuruk akan perasaan
hatinya.
Tiga tahun
sudah hatinya terlelap akan kesedihan. Namun setelah Diana datang dalam
kehidupannya, hatinya merasa nyaman dan ingin terus bertemu dengan Diana. Diana
pun merasakan hal yang sama, mereka pun mulai menjalin hubungan kekasih. Diana
adalah salah satu mahasiswa jurusan seni tari dari Padang, dan memiliki keluarga
penganut agama Katolik.
Mereka ingin
hubangannya berlanjut ke jenjang pernikahan. Namun, keinginan itu terhalangi
oleh perbedaan keyakinan yang mereka anut. Masing-masing orang tua dari mereka tidak
memberikan restunya. Bahkan saat ia melapor ke KUA untuk mendaftarkan
pernikahannya, hukum negara seakan-akan makin mempersulit jalan mereka.
Ibunda Diana
menjodohkannya dengan dokter Oka, untuk semakin menjauhkan Diana dengan Cahyo.
Cahyo pun merasa frustasi akan hidupnya, ia kehilangan harapan dan jati diri
dalam hidupnya. Saat undangan pernikahan Diana berada ditangannya pun,
harapannya semakin hilang. Saat keadaannya sedang terpuruk, ibu Cahyo datang dan
memberikan restunya demi kebahagiaan Cahyo. Diain sisi saat pernikahan Diana,
dimana sosok Oka sangat membantu hatinya untuk melupakan Cahyo, Diana masih
menyimpan cintanya yang dalam kepada Cahyo. Oka menggagalkan pernikahannya demi
kebahagiaan Diana, dimana saat itu ibunda Diana pun ikut memberikan restunya.
Berbeda
dengan drama romantis lainnya, film ini menawarkan kisah yang nyata untuk
terjadi dikehidupan ini. Bila dikaitkan dengan cerita romantis ala Romeo dan
Juliet, kedua tokoh saling berusaha untuk hidup selamanya bersama orang yang
dicintai. Film yang dibalut dengan sentuhan seni tari dan musik yang berirama
ini, semakin membuat diri terhayut akan kisah yang dibawakan.
Selain
kelebihan yang dibawakan film Cinta Tapi Beda, terdapat kejanggalan kisah
diantaranya tidak terlihat akhir cerita yang memuaskan pihak penonton. Penonton
seakan dibuat bertanya-tanya akan akhir yang tak berujung tepat. Selain itu,
terdapat kontroversi dari Masyarakat Minangkabau akan tokoh perempuan yang
berasal dari Padang dengan kepercayaan non-muslim.
Dalam
kisah yang penuh dengan konflik ini, mengantarkan perasaan dalam hubungan cinta
yang ditentang oleh perbedaan dan restu orang tua. Setiap individu memiliki
kepercayaannya masing-masing, yang tidak dapat berubah walau hanya karena pernikahan.
Kisah yang terispirasi dari kehidupan nyata ini semakin membuat hati terbuai
akan perjuangannya dalam mempertahankan cinta.
Referensi:
http://id.wikipedia.org/wiki/Cinta_Tapi_Beda
http://hiburan.kompasiana.com/film/2012/12/18/cerpen-dwitasari-diangkat-hanung-ke-layar-lebar-cinta-tapi-beda-511812.html
Komentar
Posting Komentar